Belajar Sambil Bermain, di Hawai Waterpark, Ini yang Dilakukan TK Sulung

nganjuksatu, 09 Apr 2019,
Share w.App T.Me

SURABAYA - Belajar asyik tak selalu di ruang kelas. Apalagi belajar untuk anak usia dini, seperti TK Sulung. Dikemas wisata ke luar kota, melakukan rekreasi sambil belajar di Hawai Waterpark Malang pada Rabu (9/04/2019)

Di taman rekreasi yang hampir mayoritas wahananya air ini, 35 siswa-siswi juga belajar tentang hewan di Taman Dinosaurus (salah satu bagian wahana dari Malang Night Paradise). Selain itu mereka juga diajak outbond flying fox serta berenang bersama. Suasananya menyenangkan sekali.
Dipandu Kak Max dan didampingi dua guru TK Sulung Nur Pandansari S.Pd, dan Cholifah, S.Pd, 35 siswa yang imut-imut itu diajak masuk ke Taman Dinosaurus.  di dalam taman, yang kalau malam hari merupakan wahana Malang Night Paradise ini, mereka diajak mengenal aneka dinosaurus dalam wujud replica yang bergerak.

Sedikitnya ada sepuluh jenis dinosaurus.
diantaranya Tyrannosaurus Rex, periode: 199 – 145 (Million Years Ago)yang ditemukan di Amerika Serikat, Liopleurodon periode: 199 – 145 MYA  ditemukan di Eropa (Inggris dan Prancis), Compsognathus periode: 199 – 145 MYA ditemukan di Portugal dan Mammoth periode : 145 – 65 MYA, ditemukan di Siberia. Ada juga Manusia Purba periode: 145 – 65 MYA ditemukan di Amerika Utara dan Albert Einstein periode: 145 – 65 MYA ditemukan di Amerika Utara.

“Edukasi ini mendidik anak-anak dalam pengenalan sejarah di masa dinosaurus,’’ ungkap Kak Max yang mengawal siswa-siswi keliling Taman Dinosaurus.

Setelah itu, para siswa juga melintasi lorong yang penuh dengan lampu-lampu. Wahana ini merupakan Taman Lampion. Para siswa pun berfoto di lokasi yang kalau malam hari akan tampak lebih indah. Keluar dari Taman Dinosaurus, para siswa kemudian diajak main flying fox. Baru kemudian mereka berenang sepuas-puasnya didampingi orang tuanya.

Nur Pandansari, S.Pd kepala sekolah TK Sulung mengatakan wisata kali ini murni untuk refreshing para siswa-siswi setelah menempuh materi di ruang kelas ataupun di luar kelas. Harapannya dengan wisata ini, para siswa-siswi juga mempunyai pengalaman menyenangkan dalam hidupnya sehingga makin termotivasi untuk belajar.

"Meskipun wisata, namun di Hawai Waterpark ini, anak-anak juga mendapatkan edukasi. Seperti di Taman Dinosaurus ini merupakan model pembelajaran tema dengan pendekatan saintifik. mereka bisa mengamati dan mengidentifikasi beragam jenis Dinosaurus. Dan yang terpenting anak-anak senang dan suka dengan pengalaman barunya. Intinya ini wisata sambil belajar yang asyik,’’ ungkap perempuan yang disapa Bu Sari.

Lanjut Nur, ia menyampaikan, Intinya dalam semua pembelajaran harus menyenangkan karena pembelajarannya melalui belajar sambil bermain. Dan tetap mencakup lima aspek pembelajaran karakter. Yaitu Religius, Nasionalis, Mandiri, Integritas dan Gotong royong. Religius anak-anak bisa mengagumi ciptaaNya bahwa ratusan ribu tahun lalu ada mahkluk seperti dalam replika itu. Mandiri saat anak-anak masuk wahana Dinosaurus tanpa didampingi orang tuanya. Kalau flying fox itu mengajarkan keberanian,’’ jelasnya. (red/tim)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu